Perjalanan panjang dan penantian seluruh bangsa Indonesia akhirnya sampai digaris yang menentukan. Tahapan demi tahapan pemilu presiden dan wakil presiden telah dilalui dan tahapan terpenting berupa pemungutan suara telah dilaksanakan.
Hasil akhir perolehan suara pemilu pilpres didesaku adalah sesuai dengan urutan berhitung; 123. Mega-Pro memperoleh suara lebih dari 1155, disusul SBY-Budiono 957 suara dan JK-Wir 137 suara.
Memang berbeda dengan tingkat nasional dimana menurut quick count pasangan SBY-Budiono unggul jauh dibanding pasangan lain. Didesa saya karena masih termasuk daerah pedesaan di Jawa maka posisi Mega masih kental, bahkan pada saat malam pemilihan ada acara syukuran karena "biyunge" mau mencalonkan diri jadi presiden.
Untuk pemilu kali ini, saya sendiri tidak ada pilihan yang mantap yang didasari dengan landasan idiologis karena ketika saya memilih yang jadi dasar utamanya adalah kebaikan agama dan bagaimana visi dan misinya terhadap perubahan masyarakan kearah masyarakat yang lebih agamis. Dari ketiga pasangan calon tidak ada yang nampak menonjol dari sisi paham keagamaannya. Namun demikian saya tidak golput, saya tetap memilih. Siapa? LUBER ya....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar